NEW DELHI (Berita SuaraMedia) - Indonesia pasti menempatkan satu
wakilnya dari sektor ganda putra di final India Terbuka Superseries.
Keberhasilan Angga Pratama/Ryan Agung Saputra mengalahkan unggulan
keempat dari Jepang, Naoki Kawamae/Shoji Sato, di perempat final, Jumat
(29/4/11), menciptakan all-Indonesian semifinal karena akan bertemu
seniornya yang merupakan mantan pemain Pelatnas Cipayung, Alvent
Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan.
Alvent/Hendra AG maju ke babak empat besar turnamen berhadiah 200.000
dollar AS ini setelah menang 21-15, 21-17 atas unggulan ketujuh dari
Jepang, Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa.
Pemenang duel Alvent/Hendra AG dan Angga/Ryan, akan bertemu pemenang
antara unggulan utama dari Malaysia, Koo Kien Keat/Tan Boon Heong,
dengan unggulan keempat dari Jepang, Hirokatsu Hashimoto/Noriyasu
Hirata, di final, Minggu (1/5/11).
Dengan demikian, secara keseluruhan Indonesia meraih kesuksesan di
sektor ganda putra, ganda putri dan ganda campuran, karena di tiga nomor
tersebut ada wakil dari Tanah Air yang mencapai semifinal. Bahkan di
ganda campuran, Indonesia menempatkan tiga wakilnya yang akan
"mengepung" Malaysia.
Situasi ini terjadi setelah pasangan Pelatnas Cipayung yang merupakan
unggulan ketiga, Fran Kurniawan Teng/Pia Zebadiah Bernadeth, menang
21-15, 21-10 atas pasangan Thailand, Maneepong Jongjit/Savitree
Amitapai, di babak perempat final, Jumat (29/4/2011).
Sebelumnya, dua pasangan Tanah Air sudah lebih dulu meraih tiket
semifinal turnamen berhadiah 200.000 dollar AS ini, yaitu unggulan
keempat Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir dan unggulan ketujuh Muhammad
Rijal/Debby Susanto. Mereka akan saling mengalahkan di semifinal, Sabtu
(30/4/2011), yang memastikan Indonesia memiliki satu wakil di final.
Selanjutnya, Fran/Pia akan bertemu unggulan kelima dari Malaysia,
Chan Peng Soon/Goh Liu Ying, yang menang straight game 21-13, 21-16 atas
unggulan kedua dari Thailand, Songphon Anugritayawon/Kunchala
Voravichitchaikul.
Sementara itu di sektor tunggal, Indonesia harus gigit jari. Seperti
biasa, di nomor tunggal putri para pemain Indonesia tak bisa berbuat
banyak sehingga langsung tersingkir di babak-babak awal. Sedangkan di
sektor tunggal putra, satu-satunya harapan yang ada di pundak Taufik
Hidayat, harus pupus, setelah pemain terbaik Indonesia itu menyerah dari
pemain Korea Selatan, Park Sung Hwan, di perempat final. (ar/km2) www.suaramedia.com

0 komentar:
Post a Comment
Silakan berkomentar di blog ini, berkomentar lah dengan bahasa yang baik dan binjak , dan blog ini dofollow , apa bilang komentar SPAM akan terhapus sendiri secara otomatis. tapi anda tetap bisa berkomentar dengan tool opsi. Nama/URL
Terima kasih atas kunjungannya. semoga bermanfaat informasi yang ada diblog ini.